Image default
Fatwa

(Hukum) Bersumpah dengan Menyebut selain Nama Allah Ta’ala

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

الحلف بغير الله تعالى

فتوى رقم (3760):

س: هل يجوز الحلف بغير الله؟

ج: لا يجوز الحلف بغير الله؛ لقوله عليه الصلاة والسلام ألا إن الله ينهاكم أن تحلفوا بآبائكم، فمن كان حالفا فليحلف بالله أو ليصمت متفق عليه وفي رواية لأبي داود والنسائي، عن أبي هريرة رضي الله عنه مرفوعا: لا تحلفوا بآبائكم وأمهاتكم، ولا تحلفوا بالله إلا وأنتم صادقون ولما رواه أبو داود والترمذي بإسناد صحيح أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: من حلف بغير الله فقد كفر أو أشرك.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو عضو نائب رئيس اللجنة الرئيس
عبد الله بن قعود عبد الله بن غديان عبد الرزاق عفيفي عبد العزيز بن عبد الله بن باز

 

(Hukum) Bersumpah dengan Menyebut selain Nama Allah Ta’ala

Fatwa Nomor: 3760

Pertanyaan: Apa boleh bersumpah dengan menyebut nama selain Allah?

Jawaban: Tidak boleh bersumpah dengan selain nama Allah; berdasarkan sabdanya shallallahu ‘alihi wasallam: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla melarang kalian bersumpah dengan nama orang tua kalian. Barangsiapa bersumpah hendaknya ia bersumpah dengan nama Allah atau (kalau tidak) hendaklah ia diam.” (Muttafaqun ‘alaih). Dalam riwayat Abu Dawud dan an-Nasa’i, dari Abu Hurairah radhyallahu ‘anhu secara marfu’: “Janganlah kalian bersumpah dengan nama bapak-bapak dan ibu-ibu kalian. Dan janganlah bersumpah dengan nama Allah kecuali engkau jujur (dalam sumpahmu)”. Dan berdasarkan riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi dengan isnad shahih bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah sungguh ia telah berbuat kufur atau syirik.”

 

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Wakil Ketua    : Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Related posts

(Hukum Memakai) Jimat dan Perlindungan dengan Ayat-ayat al-Qur’an

Klik UK

Hukum Ruqyah Seorang Muslim terhadap Saudaranya dengan Al-Qur’an

Klik UK

Istighatsah dan Isti’anah Kepada Selain Allah dari Para Makhluk yang Masih Hidup

Klik UK