Image default
Mutiara Hadits

Berlindung Dari Perbuatan Syirik

 

عَنْ أَبِيْ مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ قَالَ: خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا هَذَا الشِّرْكَ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ فَقَالَ لَهُ وَكَيْفَ نَتَّقِيهِ وَهُوَ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ

Kosa kata / مفردات :

 

الشِّرْكَ             : perbuatan syirik دَبِيبِ النَّمْلِ   : jalannya semut
أَخْفَى          : lebih tersembunyi atau halus وَكَيْفَ نَتَّقِيهِ: Bagaimana berlindung darinya

نَسْتَغْفِرُكَ :Kami memohon ampunan kepada-Mu.

 

Terjemah hadits / ترحمة الحديث  :

Dari Abu Musa al-Asyari radhiallahuanhu, beliau berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah berkhutbah dihadapan kami dengan bersabda : Wahai sekalian manusia bertakwalah (berlindunglah) dari perbuatan syirik, karena ia lebih halus dari jalnnya semut. Maka bertanyalah kepada beliau : bagaimana kami berlindung darinya padahal ia lebih halus dari jalannya semut wahai Rasulullah? Maka beliau menjawab: Bacalah doa : Wahai Allah kami berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang kami ketahui dan memohon ampunan-Mu pada yang tidak kami ketahui.

Takhrij Hadits/ تخريج الحديث

Hadits ini shahih diriwayatkan imam Ahmad dalam musnadnya 4/403 dan dinilai hasan oleh al-Albani dalam kitab shahih at-Targhib wa Tarhib no. 36.

Penjelasan Hadits / شرح الحديث  :

Islam sangat menganjurkan orang yang beriman untuk memurnikan ibadahnya hanya kepada Allah . juga memperingati mereka dari perbuatan syirik dalam banyak ayat dan hadits, diantaranya adalah hadits ini.

Dalam hadits ini Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan satu jenis syirik saja yaitu syirik kecil dengan peringatan yang keras agar dijauhi, karena mayoritas manusia melalikannya. Bahkan sampai terjerumus dan jatuh dalam jeratnya.

Hadits ini juga berisi seruan tegas supaya kita segera membebaskan diri dari perbuatan syirik dan bentuk bentuknya. Perbuatan yang selalu merongrong hati kita tanpa disadari lalu merusaknya. Nah diantara cara menyelamatkan diri dari bentuk-bentuk kesyirikan adalah dengan mengenal hakekatnya dan berdoa dengan doa yang diajarkan rasulullah ini.

Hakekat syirik yang sangat halus ini adalah bergantungnya hati kepada satu amalan perbuatan, setelah amalan tersebut diterapkan secara ikhlas, untuk ditujukan mendapatkan bagian duniawi, seperti ingin dipuji dan dilihat orang lain.

Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث  :

Dari hadits ini dapat kita ambil beberapa pelajaran berharga, diantaranya:

  1. Urgensi membebaskan diri dari syirik dengan segala bentuk dan ragamnya, baik yang besar maupun yang kecil.
  2. Untuk berlindung dari perbuatan syirik ini kita dapat menggunakan doa yang disampaikan Rasulullah dalam hadits ini, yaitu:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ

Wahai Allah kami berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang kami ketahui dan memohon ampunan-Mu pada yang tidak kami ketahui.

  1. Keutamaan isti’adzah (berlindung kepada Allah) , sebab Allah dan rasulNya menjadikannya sebagai jalan keluar dari kesempitan, pelonggar duka cita  dan benteng kokoh dan kuat yang membentengi seorang mukmin dari tipu daya syeitan.
  2. Tercelanya perbuatan syirik baik yang besar maupun yang paling kecil, yaitu riya’.

 

 

 

 

 

Related posts

Hukum Jual Beli Anjing

Klik UK

Beruntunglah orang yang dijauhkan dari fitnah

Klik UK

Keutamaan Ilmu dan Amal

Klik UK